Minggu, 09 Februari 2014

Karya Ilmiah Remaja Tentang Narkoba

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena rahmatnya saya dapat menyelesaikan tugas karya ilmiah saya dengan lancar. Kemudain saya ucapkan terima kasih untuk Dosen Bahasa Indonesia yang telah memberikan saya kesempatan untuk menyelesaikan tugas karya ilmiah ini, untuk memenuhi tugas Mata kuliah Softskil Bahasa Indonesia.
            Karya ilmiah ini dibuat untuk memberikan informasi mendasar bagi masyarakat Indonesia mengenai bahaya narkoba, khususnya kaum pemuda yaitu para remaja yang mudah sekali terkena narkoba. Tak ada gading yang tak retak, saya menyadari kekurangan dalam tulisan ini, untuk itu saya mengharapkan kritik dan saran yan bersifat membangun dari pembaca, dosen, dan teman – teman.
                                                                                                           
                                                                                                            02 November 2013
                                                                                                            Penulis


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Narkoba atau sering disebut dengan narkotika adalah psikotropika dan zat adiktif yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia, apabila zat ini dikonsumsi oleh tubuh maka akan menyebabkan seseorang mengalami kecanduan atau ketagihan, yang berujung kematian.
Awalnya narkoba adalah obat bius yang dipakai oleh paramedis untuk membius orang yang ingin dioprasi dan untuk penyakit tertentu yang pemakainannya diresepkan oleh dokter dengan dosis yang wajar. Namun kini persepsi kebanyakan orang telah salah, sehingga menggunakan narkoba untuk kesenangan bukan untuk medis.
Dewasa ini penyalahgunaan narkoba telah menyerang banyak orang diseluruh dunia, dan berbagai kalangan baik anak-anak remaja, orang dewasa, sampai orang tua. Hal ini sudah tidak dapat dibiarkan lagi, begitu banyak korban karena pemakain narkoba, bahaya narkoba mulai dari terjangkit penyakit menular karena berganti-gantian jarum suntik seperti HIV, hingga kematian karena overdosis.
Begitu mudahnya mendapatkan narkoba adalah hal utama yang patut disalahkan, penjualan narkoba bisa dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja, baik dilingkungan sekolahan, perkantoran, sampai lingkungan pemerintah, bahkan petugas hukum ada yang sampai menjual maupun menggunakan barang haram ini. Ini merupakan permasalahan utama bagi pemerintah dan penegak hukum, yang patut diselesaikan.
Penanganan narkoba hingga saat ini belum lah begitu maksimal, karena terbukti bahwa pemakai , pengedar, serta bandar semakin lama semakin banyak dan merajalela, hal ini tidak dapat dibiarkan. Untuk itu pengertian maupun pendidikan mengenai apa itu narkoba harus sudah ditanam atau diajarkan kepada putra-putri sejak dini, baik melalui progam disekolahan, orang tua, mau pun organisasi.

B.  Batasan Masalah
Untuk memudahkan pembaca makan penulis akan membatasi permasalahan yang akan dibahas dalam penulisan karya ilmiah ini :
  1. Pengertian tentang narkoba
  2. Pengenalan jenis – jenis narkoba
  3. Faktor utama para remaja mengkonsumsi narkoba
  4. Akibat bahaya yang ditimbulkan pemakaian narkoba
  5. Cara mengatasi penyebaran maupun pemakaian narkoba.
C. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan ini adalah untuk memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat luas khususnya para kaum remaja Putra – Putri mengenai apakah itu narkoba, apakah bahaya pengkonsumsian narkoba, agar masyarakat Indonesia khususnya remaja dapat memahami bahaya-bahaya narkoba dan tidak terjebak dalam kehidupan narkoba.

D.    Metode Penelitian
Metode yang digunakan adalah metode secara tidak langsung, dengan mencari informasi melalui buku-buku, maupun internet.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Narkoba
Narkoba ( Narkotika, Psikotropika, Zat Adiktif ) adalah sebuah obat-obatan terlarang berbahaya yang dikonsumsi oleh manusia melalui jarum suntik, diminum, dihirup, dan dihisap yang pengkonsumsiannya menyerang sistem kerja otak manusia yangt menimbulkan rasa senang, stamina,  dan mengubah perilaku seseorang, dimana penggunaanya dapat menyebabkan seseorang ketergantungan dan berujung pada kematian.

B. Pengenalan jenis-jenis Narkoba
Pengenalan mengenai  jenis-jenis narkoba sangat perlu, agar para pembaca mengetahui ragam narkoba apa saja yang ada. Brikut ini Jenis-jenis narkoba:
  1. Narkotika
    Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman yang dapat menyebabkan penurunan/perubahan kesadaran.
  • Narkotika golongan 1: berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan. Contohnya : Heroin, Kokain, Ganja.
  • Narkotika golongan 2: berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan dan di gunakan pada terap. Contoh : Morfin Petidin, metadon.
  • Narkotika golongan 3:berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan dan banyal digunakan untuk terapi, salah satunya juga untuk penyembuhan orang yang ketergantungan obat dengan peresepan dokter. Contoh : Kodein
   2. Psikotropika
      Yaitu zat/obat baik alamiah/sintetis yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Jenis- jenisnya :
  • Psikotropika golongan 1: ketergantungan yang sangat kuat. Contohnya : Ekstasi dan LSD.
  • Psikotropika golongan 2 : Ketergantungannya kuat. Contohnya : Amfetamin dan Sabu.
  • Psikotropika golongan 3 : Ketergantungannya sedang. Contohnya : pentobarbital.
  • Psikotropika golongan 4 : Ketergantungannya ringan. Contohnya : diazepam.
  3. Zat psiko lainnya yang juga mengganggu daya kerja otak.
  • Alcohol : terdapat pada minuman keras.
  • Nikotin : terdapat pada tembakau.
  • Kafein : terdapat pada kopi.
     Penggolongan narkoba menurut WHO berdasarkan pengaruhnya terhadap tubuh :
  • Opioida,menyebabkan nyeri dan menyebabkan mengantuk. Contohnya: opium,morfin
  • Ganja,menyebabkan perasaan riang dan meningkatkan daya khayal.
  • Kokain,meningkatkan aktivitas otak/fungsi organ tubuh lainnya.
  • Solven dan inhalasi,gasuap yg dihirup. Contohnya : tiner dan lem.
C. Faktor utama para remaja mengkonsumsi narkoba
BegItu banyak faktor yang menyebabkan para remaja terjerumus dalam bahaya narkoba, berikut ini adalah berbagai macam faktor yang menyebabkan para remaja mudah terjerumus dalam narkoba :
  1. Lingkungan Keluarga
Lingkungan keluarga dapat menjadi faktor utama penyebab remaja terjerumus narkoba, Misalnya seorang anak yang tinggal dilingkuan keluarga Broken Home, keluarga yang broken home adalah masalah terbesar bagi seorang anak, perpisahan, pertengkaran dalam keluarga adalah penyebab utama seorang anak menjadi depresi, dimana anak tidak dapat menceritakan permasalahannya pada siapa pun hingga akhirnya ia terjerumus kedalam narkoba sebagai jalan keluar.
   2. Ekonomi
Orang tua yang mapan biasa memberikan uang berlebihan kepada seorang anak sebagai bentuk kasih sayang, tapi itu adalah hal yang salah karena memberikan uang berlebihan kepada anak tanpa maksud, tujuan, serta pengawasan yang jelas dapat membuat seorang anak membeli Narkoba dengan mudah.
3. Pergaulan
Pergaulan seorang anak harus diawasi, karena pergaulan termasuk faktor utama seorang anak memakai narkoba, semua itu berawal dari ajakan seorang teman, gaya-gayaan antar teman agar dibilang keren, kalau tidak memakai narkoba belum bisa dibilang keren oleh teman-temannya, hal ini kembali lagi kepada pengawasan orang tua.

D. Akibat bahaya yang ditimbulkan pemakaian narkoba
Penggunaan narkoba jelas akan menimbulkan dampak negatif kepada diri seseorang, bahkan dampak ini tidak hanya bagi diri sendiri, tapi juga bagi keluarga teman serta kerabat, karena narkoba sangat merugikan.Berikut ini bahaya yang ditimbulkan narkoba :
Bagi diri sendiri :
  1. Terganggunya fungsi otak
  2. Overdosis
  3. Menurunya nilai nilai agama budaya dan sosial
  4. Timbulnya masalah ekonomi yang mucul
  5. Keracunan
Bagi Keluarga :
Hilangnya suasana harmonis didalam keluarga, timbulnya ketidakpedulian seorang anak kepada orang tua, anak menjadi jarang pulang kerumah, anak menjadi sering meminta uang berlebih, menjual barang-barang yang ada dirumah.
Bagi sekolah :
Semangat kedisiplinan serta kerajinan seorang anak menjadi berkurang, anak menjadi malas sekolah, dan nilai-nilai seorang anak turun drastis.

E. Cara mengatasi penyebaran maupun pemakaian narkoba
Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menghentikan penyebaran maupun pemakaian narkoba. Narkoba adalah musuh bangsa ini, ia adalah perusak pemuda bangsa ini untuk itu seluruh masyarakat serta golongan haruslah mau ikut mencegah berkembangnya penyebaran narkoba ini dan menghentikannya agar tidak banyak korban-korban lain. Pemerintah dan penegak hukum haruslah tegas menangkap para bandar narkoba yang ada di Indonesia, maupun para penyelundup narkoba di Indonesia, berikan hukum seberat-beratnya. Berikan informasi penyuluhan mengenai pengertian narkoba, jenis-jenis narkoba, serta bahaya narkoba kepada seorang anak sejak dini melalui sekolah, keluarga,organisasi manapun.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Narkoba ( Narkotika, Psikotropika, Zat Adiktif ) adalah sebuah obat-obatan terlarang berbahaya yang dikonsumsi oleh manusia melalui jarum suntik, diminum, dihirup, dan dihisap yang pengkonsumsiannya menyerang sistem kerja otak manusia yangt menimbulkan rasa senang, stamina,  dan mengubah perilaku seseorang, dimana penggunaanya dapat menyebabkan seseorang ketergantungan dan berujung pada kematian.
Narkoba memiliki jenis-jenis yang beragam, serta efek yang beragam, dan penggunaan yang beragam, serta memiliki bahaya yang pasti bagi pengkonsumsi narkoba. Penyebab narkoba dapat timbul dari mana saja dari keluarga, diri sendiri, sampai faktor ekonomi yang menyebabkan seseorang terjerta narkoba. Untuk itu narkoba harus diberantas oleh seluruh rakyat demi kemajuan bangsa.

B. Saran
Narkoba adalah Zat adiktif yang sangat berbahaya bagi manusia, untuk itu sedini mungkin kita sebagai warga negara Indonesia yang baik yang peduli akan masa depan bangsa ini mari bersama-sama dari berbagai golongan orang tua, orang dewasa, remaja, hingga anak-anak bersatu untuk memberantas narkoba, dan konseling mengenai bahaya narkoba penting diajarkan kepada anak-anak sedini mungkin agar kelak ketika mereka beranjak dewasa mereka tidak terjerumus dalam dunia narkoba baik sebagai pemakai maupun pengedar.

C. Daftra Pustaka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar